Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN Demi Berobat Jantung, Titipkan Kursi ke 'Adik' Sendiri: Kalau Menyimpang, Saya Jewer!

AKURAT BANTEN — Keputusan besar sekaligus mengejutkan datang dari panggung pemerintahan.
Nanik S Deyang secara resmi menanggalkan jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Langkah berat ini terpaksa ia ambil demi fokus memulihkan kondisi kesehatannya setelah dokter menyarankannya untuk menjalani pengobatan intensif penyakit jantung di luar negeri.
Meski harus meninggalkan kursi nomor satu di lembaga yang menjadi garda terdepan program prioritas nasional tersebut, Nanik memastikan estafet kepemimpinan berada di tangan yang tepat.
Menariknya, ia membocorkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menyiapkan sosok pengganti yang ia anggap selayaknya keluarga sendiri.
Dengan gaya khasnya yang blak-blakan namun sarat kehangatan, Nanik menyebut penggantinya itu sebagai seorang "adik" dekat.
Baca Juga: Sungai Cisadane Mendadak Hitam Pekat! 3 Perusahaan 'Siluman' di Teluknaga Langsung Digulung
Tak tanggung-tanggung, ia bahkan berseloroh siap melayangkan teguran keras jika sang pengganti kelak berani berbelok arah dari komitmen awal.
Insya Allah pengganti saya adalah 'adik saya', di mana saya bisa menjewer kalau misalnya terjadi hal-hal yang menyimpang, ujar Nanik melalui keterangan resminya, dikutip Rabu (22/7/2026).
Pernyataan bernada tegas ini kontan menarik perhatian publik.
Di tengah sorotan tajam terhadap efektivitas dan transparansi kelembagaan negara, sinyal pengawasan internal yang dibangun melalui metafora "jewer" menyiratkan bahwa integritas tetap menjadi harga mati bagi kepemimpinan baru di BGN.
Tetap Mengabdi Lewat Dewan Pengawas
Keputusan Nanik untuk mundur bukanlah akhir dari pengabdiannya kepada negara, khususnya dalam mendukung visi besar Presiden Prabowo Subianto.
Hubungan kerja yang erat dan rasa saling percaya membuat Presiden langsung menyiapkan posisi strategis lain agar pikiran dan pengalaman Nanik tidak terbuang percuma.
Rencananya, Presiden Prabowo akan membentuk struktur Dewan Pengawas BGN, di mana Nanik diminta secara khusus untuk memimpin lembaga pengawasan tersebut.
Baca Juga: Harga Pangan Naik Lagi usai Program Makan Bergizi Gratis Dimulai, Telur dan Ayam Jadi Sorotan
Langkah ini sekaligus menepis berbagai spekulasi miring di ruang publik terkait alasan di balik mundurnya sang kepala badan.
Saya diminta tetap ikut mengawasi BGN. Kemungkinan Presiden akan membentuk dewan pengawas, di mana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya, ungkap Nanik.
Bagi Nanik, kesehatan memang memaksa dirinya mundur dari kursi eksekutif harian, namun kecintaannya pada misi besar perbaikan kesejahteraan rakyat Indonesia tidak pernah surut.
Ia menegaskan akan terus berdiri di barisan depan untuk mengawal jalannya program kerakyatan ini dari posisi yang berbeda.
"Saya tetap berjuang dan mendukung Pak Presiden yang saat ini sangat keras berupaya memperbaiki kehidupan rakyat Indonesia," tegasnya.
Baca Juga: Nanik S Deyang Mundur dari BGN, Tinggalkan 4 Program Prioritas untuk Benahi MBG
Prioritaskan Kesehatan Tanpa Putuskan Komitmen
Keputusan berani ini diambil Nanik usai menimbang masukan medis terkait kondisi jantungnya.
Memilih bertolak ke luar negeri untuk mencari second opinion dan penanganan terbaik, ia menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada Presiden serta seluruh rakyat Indonesia atas transisi mendadak ini.
Respons cepat Presiden Prabowo yang memahami kondisi kemanusiaan sekaligus mengamankan arah strategis BGN menunjukkan kedewasaan politik dalam mengelola transisi kepemimpinan.
Dengan hadirnya sosok pengganti berlatar belakang "adik" yang siap diawasi langsung oleh Nanik sebagai calon Ketua Dewan Pengawas, publik kini menaruh harapan besar agar BGN tetap berjalan on the track demi gizi dan masa depan anak-anak bangsa.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ballon d’Or 2026 Segera Terjawab! Ini Jadwal Pengumuman, Jam Tayang WIB, dan Kandidat yang Berebut Trofi
- 2Haaland Semprot Donnarumma di Tengah Laga, Blunder Sang Kiper Bikin Man City Tumbang!
- 3PILPRES 2029 Pecah Kongsi! Pengamat Cium Isyarat Jokowi-Prabowo Bukan Lagi Sejalan, Diduga Saling Berhadapan, Alasannya Begini
- 4Jusuf Kalla Heran Ditantang Buka Buku Nikah, Padahal Hanya Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli!
- 5Bakar Mesin di 'Kandang' Prabowo, Manuver Tersembunyi Jokowi Isyaratkan Persiapan PILPRES 2029
- 6Kekeringan Landa Cipete, PMI Pinang Salurkan Air Minum Bersih untuk Warga
- 7Rizal Fadillah Desak Prabowo Bersikap soal Gibran, Benarkah Wacana Pemakzulan Makin Panas?
- 8Ade Armando Sentil Sikap Prabowo soal Polemik Gibran, Benarkah Mas Wapres Tak Bisa Disalahkan?
- 9Akhirnya Liverpool Menang di Kandang! Gol Isak Bawa The Reds Bangkit, Rekor Buruk Anfield Terhenti
- 10MU Siapkan Revolusi Besar Jika Michael Carrick Dipecat, Rashford Bisa Jadi Korban Pertama Eddie Howe









